Selamat memperingati Hari Pahlawan 2025. Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.
Selamat Hari Pahlawan
Bulupayung, 10 November 2025_
Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan sebagai momen untuk mengenang jasa para pejuang yang telah berkorban demi kemerdekaan dan kehormatan bangsa. Semangat juang, keberanian, dan pengorbanan mereka menjadi teladan abadi bagi kita semua dalam menghadapi tantangan masa kini. Dengan mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”, kita diajak untuk tidak hanya mengenang, tetapi juga meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut beberapa pesan Pahlawan Nasional yang menginspirasi dan dapat kita teladani :
· Pesan pahlawan nasional Jenderal Sudirman: Tempat saya yang terbaik adalah ditengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan. Met of zonder Pemerintah, TNI akan berjuang terus;
· Pesan Pahlawan nasional Prof. Moh. Yamin, SH: Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri;
· Pesan pahlawan nasional Supriyadi: Kita yang berjuang jangan sekali-kali mengharapkan pangkat, kedudukan ataupun gaji yang tinggi;
· Pesan Pahlawan Nasional Pangeran Sambernyowo / KGPAA Mankunegoro I: Rumongso melu handarbeni (merasa ikut memiliki), Wajib melu hangrungkebi (wajib ikut mempertahankan), Mulat sario hangroso wani (mawas diri dan berani bertanggung jawab);
· Pesan pahlawan nasional Pattimura: Pattimura-pattimura tua boleh dihancurkan, tetapi kelak Pattimura-pattimura muda akan bangkit;
· Pesan Pahlawan Bung Tomo: Jangan memperbanyak lawan, tapi perbanyaklah kawan. Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga;
· Pesan Pahlawan Bung Karno: Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Dan berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka. Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri. Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah;
· Pesan Pahlawan Bung Hatta : Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata untuk membela cita-cita. Jatuh bangunnya negara ini, sangat tergantung dari bangsa ini sendiri. Makin pudar persatuan dan kepedulian, Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta. Jangan mengharapkan bangsa lain respek terhadap bangsa ini, bila kita sendiri gemar memperdaya sesama saudara sebangsa, merusak dan mencuri kekayaan Ibu Pertiwi;
· Pesan R.A Kartini: Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! 2 patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata Aku tidak dapat! melenyapkan rasa berani. Kalimat Aku mau! membuat kita mudah mendaki puncak gunung;
· Pesan Ki Hajar Dewantara: Ing Ngarso Sung Tulodo (Di depan memberi contoh), Ing Madyo Mangun Karso (Di tengah memberi semangat). Dan Tut Wuri Handayani (Di belakang memberi dorongan).
Berikan Komentar