Tekan Angka Pernikahan Dini, Desa Bulupayung Gelar Edukasi KB Bersama Lintas Sektor
Penyuluhan dan Edukasi Keluarga Berencana dan Pencegahan Perkawinan Dini
Bulupayung_Patimuan– Pemerintah Desa Bulupayung Kecamatan Patimuan terus berkomitmen menekan angka pernikahan anak bawah umur sekaligus menyukseskan program Keluarga Berencana (KB). Langkah nyata ini diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan dan edukasi Keluarga Berencana serta pencegahan perkawinan dini yang digelar di Desa Bulupayung, Kecamatan Patimuan, pada Selasa (27/10/2026).
Acara ini menghadirkan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Patimuan, Syihab Alfaritsi, S.Sos,.M.AP. yang hadir memberikan sambutan sekaligus membuka acara mewakili Camat Patimuan. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan orang tua dalam memantau tumbuh kembang remaja agar tidak terjerumus ke dalam lingkaran pernikahan dini.
"Pencegahan perkawinan anak bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama. Pernikahan di usia yang belum matang membawa dampak besar, mulai dari kesiapan mental, risiko kesehatan ibu dan anak, hingga potensi stunting. Kita harus membekali generasi muda di Desa Bulupayung dengan edukasi yang tepat," ujar beliau dalam sambutannya.
Sementara itu, materi inti mengenai teknis program KB dan dampak klinis serta sosial dari pernikahan dini dikupas tuntas oleh Hotmauli Adina Riska, S.Si,M.Si selaku Koordinator Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Patimuan.
Hotmauli menjelaskan bahwa perencanaan keluarga yang matang merupakan kunci utama untuk membangun ketahanan keluarga yang berkualitas. Ia juga memaparkan berbagai program pendampingan yang disediakan oleh PLKB bagi para remaja dan pasangan usia subur agar dapat mengatur jarak kelahiran dengan aman.
"Melalui edukasi ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa menikah itu butuh kesiapan fisik, psikis, dan finansial. Remaja harus fokus pada pendidikan dan masa depan terlebih dahulu. Kami dari pihak PLKB siap terus mengawal dan memberikan konseling gratis bagi warga," jelas Hotmauli.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini dihadiri oleh Perangkat Desa, Kader Posyandu serta perwakilan remaja Desa Bulupayung. Melalui sosialisasi ini, diharapkan angka perkawinan dini di wilayah Kecamatan Patimuan, khususnya Desa Bulupayung, dapat ditekan secara signifikan demi melahirkan generasi masa depan yang lebih sehat dan berdaya saing.
Berikan Komentar